Published On: Wed, Dec 5th, 2012

Ketahui Gejala-gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Demam

gejala demam pada anakDemam merupakan masalah yang sangat biasa dialami semua orang terutama anak-anak. Hampir setiap orang pernah mengalami demam semasa hidupnya. Demam adalah satu gejala dan bukannya penyakit. Sebenarnya ia adalah salah satu cara tubuh Anda melawan penyakit. Meningkatnya suhu tubuh diatas ukuran normal yang seharusnya merupakan gejala demam yang biasa terjadi.

Rata-rata suhu tubuh yang normal adalah dalam kisaran 36 – 37,4 °C. Suhu normal di bagian rektum atau vagina adalah 0.5 -1.0 °C lebih tinggi dari suhu oral (di dalam mulut). Sedangkan suhu normal ketiak adalah lebih rendah 0.5 -1.0 °C dibandingkan suhu oral. Demam biasanya mengacu pada suhu oral melebihi 37.8 °C, suhu rektum melebihi 38.3 °C atau suhu ketiak yang lebih tinggi dari 37 °C.

Namun, suhu badan yang normal berbeda menurut umur, tekanan fisik dan emosi yang dihadapi, suhu lingkungan, waktu dan bagian anatomi tempat suhu diambil.

Bila suhu meningkat lebih dari 40 °C, pengobatan gejala harus dilakukan terutama jika itu berkepanjangan. Tetapi jika suhu melebihi 41°C, demam yang dialami dapat dianggap sebagai kasus darurat medis.

Bagaimana mengukur suhu?

Untuk mengukur suhu dapat dilakukan siapa saja dengan dengan menggunakan termometer yang sesuai. Saat sakit, termometer yang sama harus digunakan karena akurasi termometer berbeda menurut jenisnya. Termometer jenis kaca harus disterilkan dari kuman setiap kali sebelum digunakan. Termometer oral dan rektum tidak seharusnya digunakan silih berganti.

Untuk memastikan bacaan yang tepat, pasien tidak seharusnya melakukan aktivitas fisik yang kuat, memanaskan atau mendinginkan ruang mulut dengan rokok atau minum minuman panas atau dingin setidaknya 5-20 menit sebelum suhu tubuh diambil.

Sebelum menggunakan termometer kaca, kalibrasi harus dilakukan dengan memutarnya sejajar dengan mata untuk memastikan bacaan suhu yang ditampilkan pada termometer di bawah 35,5 °C. Jika bacaan melebihi batas ini, guncang termometer dengan cepat sehingga tingkat merkuri turun di bawah level 35,5 °C. Kemudian tempatkan termometer di bawah lidah  dan biarkan selama 2-4 menit.

Apakah penyebab utama demam?

Demam bisa merupakan gejala dari :

 Infeksi bakteri, virus, rikettsiae, jamur, parasit.

  • Penyakit autoimun seperti demam reumatik vaskulitis, artritis reumatoid dewasa, eritematosus lupus sistemik (SLE / systemic lupus erythematosus).
  • Penyakit sistem saraf pusat msalnya cedera kepala, cedera tulang belakang dan pendarahan serebrum (bagian otak utama).
  • Penyakit dalam darah seperti limfoma, leukemia, anemia hemolisis.
  • Penyakit kardiovaskular seperti infeksi miokardium, embolisme paru.
  • Penyakit neoplastik malignan seperti metastasis tumor ke hati, neoplasma primer (contoh: kolon dan rektum, hati, ginjal).
  • Penyakit endokrin seperti hipertiroidisme, feokromositoma.
  • Penyakit gastrousus seperti hati bernanah /inflamasi, hepatitis alkoholik, penyakit radang usus.
  • Penyakit yang disebabkan oleh agen kimia seperti reaksi obat (Quinidine, Nifedipine, Penisilin-G, Ampisilin, Vancomycin, Bleomycin, Carbamazepine) dan hipertermia malignan karena pembiusan.

 Perawatan dan pengobatan demam

Secara umum, demam merupakan gangguan yang tidak menular dan tidak berbahaya. Maka tujuan utama pengobatan adalah untuk mengurangi ketidaknyamanan yang dirasakan.

 Untuk pertolongan pertama di rumah pasien disarankan untuk meminum banyak air, terutama air putih untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang. Awasi tanda-tanda dehidrasi yang mungkin terjadi. Catatlah bacaan suhu setiap 2 jam dan jika perlu mencatat setiap kali terjadi perubahan gejala.

 Untuk demam yang menyebabkan ketidaknyamanan, usapkan badan dengan air hangat dan ambil parasetamol, asetaminofen atau obat antipiretik lain. Namun obat-obat ini harus gunakan dengan hati-hati untuk memperoleh efek antipiretik yang maksimal dan menghindari kesalahan tidak sengaja dari terjadi seperti dosis berlebihan dan keracunan.

 Segera temui dokter jika  demam melebihi 40 °C dan tidak surut walaupun setelah 2 jam perawatan di rumah, demam yang berkelanjutan – banyak penyakit yang bersumber dari virus seperti flu menyebabkan demam dengan suhu setinggi 39 °C atau lebih untuk jangka waktu yang singkat (12-24 jam), demam disertai dengan tanda-tanda infeksi bakteri yang lain atau demam yang dikaitkan dengan gejala mengganggu yang sulit dijelaskan.

Kita harus memperhatikan setiap perubahan gejala demam yang terjadi karena ini akan memberi informasi penting tentang perubahan status klinis pasien dan kewaspadaan dari kemungkinan  kehadiran sesuatu penyakit berbahaya seperti yang telah disebutkan diatas. (ks/ppi)

www.lazada.com Health BlogsTop General-Health Sites Top health_fitness blogs Health Blogs Online Marketing