Published On: Tue, Jan 8th, 2013

Makanan Sehat Untuk Penderita Stroke

makanan penderita strokeStroke sebagai salah satu penyakit degeneratif, saat ini semakin banyak memakan korban. Jika sebelumnya stroke lebih banyak menyerang menyerang kelompok usia diatas 50 tahun, tapi sekarang stroke juga menyerang kelompok muda usia. Adanya beberapa penyebab mengapa usia dibawah 50 tahun bisa terkena stroke, yaitu karena stres tinggi, pola hidup tak sehat seperti kurang olahraga, merokok, mengkonsumsi alkohol serta pola makan yang salah.

Kesalahan pola makan seperti konsumsi berlebihan terhadap makanan yang tinggi lemak, garam dan kolesterol akan menyebabkan terjadinya hipertensi dan aterosklerosis (pengerasan arteri).Komplikasi aterosklerosis dan hipertensi merupakan faktor utama (93 %) penyebab terjadinya serangan stroke serta beberapa penyakit berbahaya lainnya seperti kegagalan fungsi ginjal, kerusakan penglihatan, penyakit jantung koroner dll.

Bagi yang telah terlanjur menderita stroke menjaga nutrisi yang baik adalah kunci untuk pemulihan. Memilih makanan sehat dapat membantu mengontrol tekanan darah, kadar kolesterol, berat badan, dan mengurangi resiko seseorang mengalami serangan stroke yang lebih parah. Diantara berbagai jenis makanan sehat bagi penderita stroke, kami pilihkan 3 jenis utamanya berikut untuk Anda:

Buah-buahan

Semua buah secara umumnya adalah baik bagi penderita stoke, karena buah-buahan mengandung serat yang mampu menurunkan kolesterol. Juga mengandung antioksidan yang dapat membantu mencegah pengendapan kolesterol. Namun ada beberapa buah yang lebih disarankan karena  mengandung beberapa zat yang terbukti dapat menurunkan hipertensi dan antherosklerosis lebih baik.

Buah pisang kaya potasium atau kalium yang berguna untuk mencegah dan membantu menurunkan tekanan darah. Peneliti dari Inggris dan Italia menyebutkan, mengonsumsi pisang tiga kali akan memberikan cukup kalium untuk mengurangi risiko menderita pembekuan darah di otak sekitar 21 persen. Seseorang dianjurkan mengonsumsi sekitar 2.300 mg potasium per hari.

Buah pepaya mengandung karparina yaitu suatu alkoloid yang berfungsi untuk mengurangi serangan jantung salah satu pemicu stroke. Sedangkan buah mentimun dan buah apel merah selain mengandung kalium tinggi, serat berupa pektin yang dimilikinya dapat menstabilkan tekanan darah.

Sedangkan buah belimbing, sama halnya dengan apel, buah ini kaya serat pektin dan kalium, namun rendah kandungan natriumnya sehingga sangat pas untuk penderita hipertensi. Buah semangka juga baik dikonsumsi penderita stroke karena tinggi akan lykopen dan kalium.

Sayur-sayuran

Untuk jenis sayur-sayuran yang disarankan bagi penderita stroke antara lain brokoli, bayam, tomat, kangkung, terong dan sawi karena kaya serat, vitamin dan mineral dan anti oksidan. Sayuran-sayuran ini juga mengandung asam folat serta vitamin B6 dan B12 sehingga mencegah peningkatan homosistein (kadar homosistein yang tinggi dalam tubuh dapat menyebabkan stroke)

Jenis makanan lain seperti seledri bermanfaat menurunkan tekanan darah. Hasil studi  menunjukkan bahwa senyawa apigenin yang terdapat dalam seledri mampu menekan konsentrasi hormon stres sehingga pembuluh darah kembali melebar. Selain itu, seledri mengandung serat yang bisa menurunkan kolesterol dan memiliki kandungan kalium yang tinggi.

Sayuran lain seperti wortel bermanfaat sebagai sumber antioksidan yang memperlambat proses penuaan. Wortel juga dianggap memiliki banyak kandungan pektin yang dapat menurunkan kolesterol dan memelihara kerusakan pembuluh darah.

Sedangkan pare dapat mengatasi penyakit stroke karena kandungan karatin dan vitamin C nya. Dan sari buah mengkudu berperan sebagai adaptogen yang menyeimbangkan fungsi sel-sel tubuh dan juga menormalkan fungsi otak.

Ikan

Ikan digunakan sebagai pengganti lauk hewani berwarna merah. Ikan dikenal sebagai makanan kaya protein dengan kandungan lemak rendah. Beberapa ikan seperti salmon, tuna dan harring dikenal mengandung omega 3 dan omega 6 yang membantu melindungi jantung, meningkatkan HDL dan menurunkan LDL dalam darah.

Memperbanyak konsumsi ikan dibanding lauk hewani berdaging merah, memilih mengonsumsi makanan yang rendah lemak, mengolah makanan dengan membatasi penggunaan minyak atau lemak, membatasi pemakaian gula dan garam berlebih, tingkatkan konsumsi serat, dan tidak minum alkohol merupakan pilihan yang tepat bagi penderita stroke.

Mulailah membaca label makanan dengan teliti. Ketika memilih makanan fokuskan pada informasi kalori, total lemak, lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, sodium, dan diet serat. Batasi asupan lemak jenuh dan trans serta kolesterol. (dm/bpm)

www.lazada.com Health BlogsTop General-Health Sites Top health_fitness blogs Health Blogs Online Marketing